<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Berkah Memilih KPR BTN Syariah iB</title>
	<atom:link href="http://ifinance.bahtiarhs.net/2009/10/berkah-memilih-kpr-btn-syariah-ib/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ifinance.bahtiarhs.net/2009/10/berkah-memilih-kpr-btn-syariah-ib/</link>
	<description>changing the world through islamic finance for better life</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Dec 2009 20:03:49 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: ifinance &#187; Blog Archive &#187; Email Menggembirakan dari Claudia Sitepu</title>
		<link>http://ifinance.bahtiarhs.net/2009/10/berkah-memilih-kpr-btn-syariah-ib/comment-page-1/#comment-30</link>
		<dc:creator>ifinance &#187; Blog Archive &#187; Email Menggembirakan dari Claudia Sitepu</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 20:03:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ifinance.bahtiarhs.net/?p=58#comment-30</guid>
		<description>[...] karena tulisan anda yang berjudul: Berkah Memilih KPR BTN Syariah iB terpilih sebagai salah satu nominator tulisan terbaik untuk IB Blogger Competition season II. Untuk [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] karena tulisan anda yang berjudul: Berkah Memilih KPR BTN Syariah iB terpilih sebagai salah satu nominator tulisan terbaik untuk IB Blogger Competition season II. Untuk [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Email Menggembirakan dari Claudia Sitepu bahtiarhs.net in Breaking News &#124; bahtiarhs.net</title>
		<link>http://ifinance.bahtiarhs.net/2009/10/berkah-memilih-kpr-btn-syariah-ib/comment-page-1/#comment-28</link>
		<dc:creator>Email Menggembirakan dari Claudia Sitepu bahtiarhs.net in Breaking News &#124; bahtiarhs.net</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 04:37:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ifinance.bahtiarhs.net/?p=58#comment-28</guid>
		<description>[...] karena tulisan anda yang berjudul: Berkah Memilih KPR BTN Syariah iB terpilih sebagai salah satu nominator tulisan terbaik untuk IB Blogger Competition season II. Untuk [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] karena tulisan anda yang berjudul: Berkah Memilih KPR BTN Syariah iB terpilih sebagai salah satu nominator tulisan terbaik untuk IB Blogger Competition season II. Untuk [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ifinance &#187; Blog Archive &#187; Akad Murabahah Yang Jatuh Kepada Riba</title>
		<link>http://ifinance.bahtiarhs.net/2009/10/berkah-memilih-kpr-btn-syariah-ib/comment-page-1/#comment-22</link>
		<dc:creator>ifinance &#187; Blog Archive &#187; Akad Murabahah Yang Jatuh Kepada Riba</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 01:21:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ifinance.bahtiarhs.net/?p=58#comment-22</guid>
		<description>[...] penjual dalam transaksi jual beli tersebut. Contoh tentang transaksi model Murabahah ini adalah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) iB rumah saya di BTN [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] penjual dalam transaksi jual beli tersebut. Contoh tentang transaksi model Murabahah ini adalah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) iB rumah saya di BTN [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: pakde</title>
		<link>http://ifinance.bahtiarhs.net/2009/10/berkah-memilih-kpr-btn-syariah-ib/comment-page-1/#comment-12</link>
		<dc:creator>pakde</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 07:09:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ifinance.bahtiarhs.net/?p=58#comment-12</guid>
		<description>Ditengah maraknya KPR yang sangat beragam saat ini, kita pasti menemukan istilah flat, efektif, p.a dsb. Bagi saya sih kita cukup tahu saja, tak perlu berpusing-pusing ria. kenapa? karena Intinya, rate KPR syariah memang berkisar antara 7,5% - 10%, sedangkan rate KPR konvensional kalau dirata-ratakan sekitar 14%-19%. Apakah KPR syariah jauh lebih murah? belum tentu loh mas. Seingat saya Rumus perhitungan rate ada sendiri, dan cukup jadi pedoman konversi, biasanya besar angsuran 8% KPR syariah ekivalen dengan 14,5%-14,7% KPR konvensional. Dan sekali lagi, “penemuan” ini pun tidak perlu menyurutkan niat kita untuk ambil KPR syariah. Uang tak jadi masyalah bukan? selama keluarga kita bisa bernaung dengan nyaman didalamnya, anggaplah rumah cinta. hahaha...

Bagi kita sebagai muslim, AQAD itu jauh lebih penting bukan?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ditengah maraknya KPR yang sangat beragam saat ini, kita pasti menemukan istilah flat, efektif, p.a dsb. Bagi saya sih kita cukup tahu saja, tak perlu berpusing-pusing ria. kenapa? karena Intinya, rate KPR syariah memang berkisar antara 7,5% &#8211; 10%, sedangkan rate KPR konvensional kalau dirata-ratakan sekitar 14%-19%. Apakah KPR syariah jauh lebih murah? belum tentu loh mas. Seingat saya Rumus perhitungan rate ada sendiri, dan cukup jadi pedoman konversi, biasanya besar angsuran 8% KPR syariah ekivalen dengan 14,5%-14,7% KPR konvensional. Dan sekali lagi, “penemuan” ini pun tidak perlu menyurutkan niat kita untuk ambil KPR syariah. Uang tak jadi masyalah bukan? selama keluarga kita bisa bernaung dengan nyaman didalamnya, anggaplah rumah cinta. hahaha&#8230;</p>
<p>Bagi kita sebagai muslim, AQAD itu jauh lebih penting bukan?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bahtiarhs</title>
		<link>http://ifinance.bahtiarhs.net/2009/10/berkah-memilih-kpr-btn-syariah-ib/comment-page-1/#comment-11</link>
		<dc:creator>bahtiarhs</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 03:43:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ifinance.bahtiarhs.net/?p=58#comment-11</guid>
		<description>Ya mas. Jika perekonomian stabil sih -- diantaranya tingkat suku bunga KPR pada angka yang wajar -- kiranya mungkin cicilan KPR lewat bank konvens lebih &quot;murah&quot; ketimbang iB. KPR iB terasa &quot;mahal&quot; karena bank memperkirakan segala kemungkinan resiko hingga masa cicilan terakhir dari nasabah, sehingga untuk bisa mengcovernya iB mematok harga jual ke nasabah dengan margin yang &quot;seaman mungkin&quot; (baca: mahal) agar sebagai unit bisnis mereka pun tidak “rugi”.

Tetapi, mana ada perekonomian sebuah negara tidak bergejolak? Sejarah telah membuktikan krisis ekonomi — dengan diberlakukannya sistem ekonomi modern / kapitalis ini — pada abad ke 20 ini saja terjadi tak kurang 20 kali. Yg namanya stabil itu menjadi nisbi.

Namun bukan itu pertimbangan utamanya Mas memilih iB. &lt;em&gt;Sesuai syariah&lt;/em&gt;, itu yang jauh lebih penting. Krn dimensi segala pilihan kita tak hanya di sini (HERE), tetapi sampai nanti (HEREAFTER); tempat dimana semua pilihan kita dipertanggungjawabkan. Hitungan matematis-materialistis seperti di atas tidak akan bisa dibawa mati dan dijadikan alasan atau jawaban kelak. Jika pertimbangannya melulu idealistis seperti ini — syariat sebagai tolok ukur — maka konsekuensi apapun tentu akan ditanggung. Jangankan cicilan lebih besar, bahkan nyawa pun harusnya berani dipertaruhkan.

Mungkin sama situasinya ketika &lt;em&gt;khamr&lt;/em&gt; dinyatakan terlarang. Para sahabat membuang minuman itu dari gentong-gentong mereka seketika tanpa &lt;em&gt;reserve&lt;/em&gt;. Demikian juga ketika istri dibatasi 4 org saja, para sahabat yg punya istri lebih dari 4 pun menceraikan sisanya. Padahal itu semua “harta” yg tak sedikit. 

Jadi, pilih aman dunia akhirat atau murah -- tapi spekulatif: kadang naik, kadang turun, Mas?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ya mas. Jika perekonomian stabil sih &#8212; diantaranya tingkat suku bunga KPR pada angka yang wajar &#8212; kiranya mungkin cicilan KPR lewat bank konvens lebih &#8220;murah&#8221; ketimbang iB. KPR iB terasa &#8220;mahal&#8221; karena bank memperkirakan segala kemungkinan resiko hingga masa cicilan terakhir dari nasabah, sehingga untuk bisa mengcovernya iB mematok harga jual ke nasabah dengan margin yang &#8220;seaman mungkin&#8221; (baca: mahal) agar sebagai unit bisnis mereka pun tidak “rugi”.</p>
<p>Tetapi, mana ada perekonomian sebuah negara tidak bergejolak? Sejarah telah membuktikan krisis ekonomi — dengan diberlakukannya sistem ekonomi modern / kapitalis ini — pada abad ke 20 ini saja terjadi tak kurang 20 kali. Yg namanya stabil itu menjadi nisbi.</p>
<p>Namun bukan itu pertimbangan utamanya Mas memilih iB. <em>Sesuai syariah</em>, itu yang jauh lebih penting. Krn dimensi segala pilihan kita tak hanya di sini (HERE), tetapi sampai nanti (HEREAFTER); tempat dimana semua pilihan kita dipertanggungjawabkan. Hitungan matematis-materialistis seperti di atas tidak akan bisa dibawa mati dan dijadikan alasan atau jawaban kelak. Jika pertimbangannya melulu idealistis seperti ini — syariat sebagai tolok ukur — maka konsekuensi apapun tentu akan ditanggung. Jangankan cicilan lebih besar, bahkan nyawa pun harusnya berani dipertaruhkan.</p>
<p>Mungkin sama situasinya ketika <em>khamr</em> dinyatakan terlarang. Para sahabat membuang minuman itu dari gentong-gentong mereka seketika tanpa <em>reserve</em>. Demikian juga ketika istri dibatasi 4 org saja, para sahabat yg punya istri lebih dari 4 pun menceraikan sisanya. Padahal itu semua “harta” yg tak sedikit. </p>
<p>Jadi, pilih aman dunia akhirat atau murah &#8212; tapi spekulatif: kadang naik, kadang turun, Mas?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dhanie</title>
		<link>http://ifinance.bahtiarhs.net/2009/10/berkah-memilih-kpr-btn-syariah-ib/comment-page-1/#comment-10</link>
		<dc:creator>Dhanie</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 20:46:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ifinance.bahtiarhs.net/?p=58#comment-10</guid>
		<description>Oh jadi kelebihan KPR yang berbasis syari&#039;ah itu seperti itu ya pak..? dengan cicilan yang flat.. ternyata pada kondisi tertentu justru malah menguntungkan.. Makasih pak atas artikelnya.. saat ini informasi seperti ini yang saya butuhkan.. :-)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Oh jadi kelebihan KPR yang berbasis syari&#8217;ah itu seperti itu ya pak..? dengan cicilan yang flat.. ternyata pada kondisi tertentu justru malah menguntungkan.. Makasih pak atas artikelnya.. saat ini informasi seperti ini yang saya butuhkan.. <img src='http://ifinance.bahtiarhs.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: i.finance: Blog Baru Saya Berikutnya bahtiarhs.net in Breaking News &#124; bahtiarhs.net</title>
		<link>http://ifinance.bahtiarhs.net/2009/10/berkah-memilih-kpr-btn-syariah-ib/comment-page-1/#comment-9</link>
		<dc:creator>i.finance: Blog Baru Saya Berikutnya bahtiarhs.net in Breaking News &#124; bahtiarhs.net</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 19:32:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ifinance.bahtiarhs.net/?p=58#comment-9</guid>
		<description>[...] gelombang II adalah hari ini, 31 Oktober 2009. Posting saya tersebut bisa dibaca pula di i.finance di bagian ini. Silakan teman-teman memberikan respon dan comment di kedua tempat untuk menambah semarak diskusi [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] gelombang II adalah hari ini, 31 Oktober 2009. Posting saya tersebut bisa dibaca pula di i.finance di bagian ini. Silakan teman-teman memberikan respon dan comment di kedua tempat untuk menambah semarak diskusi [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
