Membandingkan Bunga dengan Bagi Hasil
Judul: Benarkah Bunga Haram?
Subjudul: Perbandingan Sistem Bunga dengan Bagi Hasil dan Dampaknya pada Perekonomian
No. ISBN: 9789791813013
Penulis: Muhammad Nafik H.R.
Penerbit: Mutiara Qolbun Salim
Terbit: Oktober 2009
Tebal: 230+xiv hal
Sistem ekonomi dibedakan dan terbentuk sesuai dengan nilai-nilai yang mendasarinya (basic values). Basic values dari sistem-sistem ekonomi tersebut memberikan konsekuensi dan keniscayaan untuk diinternalisasikan oleh para pelaku ekonominya, kemudian dieksternalisasikan dalam realitas kehidupan ekonominya. Perbedaan basic values tersebut berkonsekuensi terhadap berbedanya perilaku, teori dan sistem yang dikembangkan dalam realitas ilmiah maupun praktis.
Apabila sistem bunga tetap diterapkan dalam perekonomian berarti sama saja dengan menjerumuskan diri (perekonomian) ke dalam kebinasaan dan perbuatan yang demikian dilarang dalam lslam. Bunga dalam bentuk dan alasan apapun merupakan instrumen ekonomi yang harus ditinggalkan (diharamkan) dalam perekonomian.
Apabila seseorang atau sekelompok orang atau masyarakat masih ada yang berpendapat bahwa bunga bukan riba sehingga tidak haram. Atau yang lebih ekstrim lagi seandainya dalil-dalil tentang haramnya riba tidak ada, maka dengan mendasarkan pada kemudharatan yang ditimbulkan oleh bunga sebagaimana telah diuraikan dalam buku ini dan diperkuat lagi oleh ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits, maka bunga harus ditinggalkan dan dihindari dalam setiap aktivitas kehidupan.
Ditulis oleh sahabat HMI saya, Muhammad Nafik H.R., yang juga penggagas Departemen Ekonomi Syariah Universitas Airlangga Surabaya, buku ini mengupas tuntas persoalan bunga dan madharat yang ditimbulkannya.
Nafik, yang juga sempat mengajar di kelas CIFP yang saya ikuti, membandingkan secara frontal antara sistem bunga dengan bagi hasil dan menyimpulkan bahwa bunga merupakan variabel dominan dalam sistem ekonomi konvensional. Tingkat bunga akan berpengaruh terhadap harga atau inflasi, peredaran uang, investasi, pertumbuhan ekonomi, pengangguran dan kesejahteraan rakyat. Bunga tidak mempertimbangkan untung rugi dalam siklus ekonomi dan bisnis, selalu positif, bersifat tetap dan karenanya berbeda jauh dengan sistem bagi hasil. Perbedaan signifikan antara bunga dan bagi hasil adalah jika bunga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, maka bagi hasil justru merupakan representasi dari kondisi perekonomian. Jika bunga termasuk biaya modal yang harus ditanggung, maka bagi hasil tidak termasuk biaya modal melainkan bagian dari hasil.
Jadi, mengapa kita masih tetap memilih sistem bunga?
***
Keterangan.
Sumber gambar: bukukita.com.














Bahtiar HS is a scholarship student of CIFP (Chartered Islamic Finance Professional) since September 2009. CIFP is a program of
Leave your response!